Kamis, Maret 26, 2015

Makanan Untuk Otak: Yang Baik dan Sehat

Beberapa jenis makanan untuk otak yang sudah terbukti sangat baik untuk menjaga kesehatan otak berikut ini cukup penting untuk anda ketahui.

Anda tentu saja ingin memiliki otak yang tetap berfungsi dengan baik sepanjang sisa hidup anda. Siapa yang tidak? Saya sendiri selama ini selalu berusaha agar dapat memberikan nutrisi terbaik untuk otak saya. Sebagai seorang fulltime Blogger, saya memang lebih banyak menggunakan otak saya dibanding fisik saya.

Namun ada sesuatu yang tidak dapat disangkal, dan ini sudah merupakan hukum alam.
"Seiring bertambahnya usia kita, tubuh juga akan mengalami degradasi dalam semua aspek - termasuk otak kita.

Namun untungnya, beberapa penelitian berhasil mengungkapkan bahwa kita dapat menjaga otak kita tetap sehat hingga usia tua, dan itu hanya dengan rutin mengkonsumsi jenis-jenis makanan otak berikut ini.

makanan otak yang baik dan sehat

Makanan Yang Baik Untuk Otak


Blueberry

Dalam bukunya yang berjudul “Fourteen Foods Proven to Change Your Life”, Steven Pratt, MD, penulis yang juga sekaligus staf di Scripps Memorial Hospital di La Jolla - Calif, menyebutnya dengan nama Brainberries.

Dengan menggunakan hewan percobaan, para peneliti menemukan bahwa blueberry membantu melindungi otak kita dari stres oksidatif. Dan ini dapat mengurangi efek dari kondisi yang berkaitan dengan usia seperti penyakit Alzheimer ataupun pikun.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa tikus berusia tua yang rutin diberikan blueberry mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada kemampuan belajar dan motoriknya, sehingga secara mental terlihat sama dengan tikus yang jauh lebih muda.

Ann Kulze, MD, penulis “Dr. Ann's 10-Step Diet: A Simple Plan for Permanent Weight Loss & Lifelong Vitality”, menyarankan agar setidaknya kita mengkonsumsi 1 porsi blueberry setiap hari, baik dalam keadaan segar – beku – atau yang telah dikeringkan. Anda bisa mendapatkan buah ini dengan mudah di supermarket-supermarket besar.

Salmon

Ikan perairan dalam seperti salmon diketahui kaya akan asam lemak esensial omega-3 yang sangat penting bagi fungsi otak manusia. Kulze dan Pratt lebih merekomendasikan ikan salmon liar karena tingkat kebersihan dan pasokannya yang cukup banyak.

Ikan berminyak lainnya yang juga kaya akan omega-3 adalah ikan sarden dan herring. Kulze menyarankan setidaknya kita mengkonsumsi sekitar 4 ons, 2 hingga tiga kali seminggu.


Kacang-Kacangan dan Biji Benih

Kacang-kacangan dan biji benih merupakan sumber vitamin E yang baik. Pratt menjelaskan bahwa meningkatkan asupan vitamin E sangat baik untuk mengatasi penurunan kognitif yang dialami seiring bertambahnya usia.

Konsumsi setidaknya 1 ons setiap hari. Beberapa yang disarankan seperti kacang mete, almond, biji bunga matahari, kacang brasil, biji wijen, biji rami, selai kacang, walnut, hazelnut, dan mentega almond. Jika anda sedang diet sodium (tidak boleh makan asin), maka beli yang tawar.

Alpukat

Buah ini dikatakan hampir sama baiknya dengan blueberry dalam meningkatkan kesehatan otak. Mungkin anda khawatir karena alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Hal tersebut memang benar, namun lemak dalam buah alpukat adalah jenis lemak tak jenuh tunggal, yang justru sangat baik untuk menjaga aliran darah tetap sehat.

Dan aliran darah yang sehat berarti otak yang sehat, karena asupan makanan untuk otak memang dikirim melalui aliran darah. Namun walaupun begitu, alpukat memang tinggi akan kalori, Kulze menyarankan hanya makan ¼ hingga ½ buah saja jika ingin mengkonsumsinya sehari-hari.

Biji-Bijian

Biji-bijian seperti oatmeal, roti gandum, dan beras merah diketahui dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Sebagai informasi, seluruh organ dalam tubuh kita sangat tergantung pada aliran darah. Dengan meningkatkan kesehatan jantung, maka kita akan menjamin aliran darah yang baik ke seluruh organ tubuh, dan itu termasuk otak kita.

Jus Delima

Buah delima adalah salah satu makanan super yang memiliki kandungan antioksidan kuat untuk melindungi otak anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

Menurut David Perlmutter, MD, seorang ahli saraf yang juga penulis dari buku “The Better Brain”, mengatakan bahwa tidak ada satupun bagian dari tubuh yang lebih sensitif terhadap kerusakan akibat radikal bebas selain otak.

Daftar makanan lain yang juga disarankan oleh Perlmutter karena kandungan antioksidannya yang tinggi adalah keluarga buah jeruk dan sayur-sayuran berwarna. “Semakin berwarna sayuran tersebut, maka semakin baik”, katanya. Anda bisa mengkonsumsi buah delima secara langsung, namun karena bijinya sangat banyak, jadi sebaiknya di-jus saja agar lebih nyaman saat dikonsumsi.

Teh yang Baru Diseduh

Minum dua sampai tiga cangkir teh yang baru diseduh setiap hari, baik dalam keadaan panas atau dengan es, mengandung jumlah kafein yang cukup untuk meningkatkan kemampuan otak kita, seperti meningkatkan daya ingat – fokus – dan memperbaiki susana hati.

Teh juga diketahui memiliki kandungan antioksidan kuat yang disebut dengan katekin. Fungsinya lebih ke arah menyehatkan aliran darah. Hal penting yang harus anda ingat adalah, bahwa hanya teh yang baru diseduh yang memiliki khasiat yang saya sebutkan diatas. Jadi teh botol, teh kotak, ataupun teh bubuk tidak termasuk didalamnya.

Coklat Hitam

Nah, kalau ini adalah favorit saya pribadi. Mungkin anda juga? Ya, coklat hitam (dark chocolate) termasuk salah satu makanan terbaik untuk otak kita.

Memiliki kandungan antioksidan yang  tinggi, coklat hitam juga diketahui mengandung beberapa stimulan alami seperti kafein yang meningkatkan konsentrasi otak dan fokus, serta merangsang produksi endorphins (hormon yang membuat kita merasa rileks).

Menurut Kulze, ½ hingga 1 ons setiap hari sudah cukup untuk memberikan manfaat yang anda butuhkan. Jangan berlebihan, karena itu justru kurang baik buat anda!

Referensi



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...


EmoticonEmoticon