Rabu, April 27, 2016

Data Penelitian: Obat Alergi dan Flu Umum Dapat Menyebabkan Alzheimer

Saat sedang berjuang melawan virus (flu) – mengkonsumsi obat adalah langkah yang dapat membuat tubuh kita merasa sedikit lebih nyaman. Begitupula bagi mereka yang menderita alergi, obat-obatan seperti Benadryl bertindak layaknya ‘dewa penolong’ yang akan langsung menghilangkan masalah secara tuntas.

Namun saat ini sepertinya anda harus berpikir lebih panjang sebelum memutuskan untuk sering-sering mengkonsumsi obat flu dan alergi yang umum dijual – terutama jika anda telah melewati usia paruh baya.

Shannon Risacher

penelitian keterkaitan obat flu dan alergi dengan penyakit alzheimer

Para peneliti dari Indiana University School of Medicine menemukan bukti bahwa obat-obatan yang memiliki efek “antikolonergik” kuat dikatakan dapat menyusutkan otak dan menurunkan metabolismenya. Hasil temuan ini sudah resmi diterbitkan dalam sebuah jurnal di JAMA Neurology.

Sebenarnya ini juga bukanlah temuan baru, karena penelitian sebelumnya telah menemukan hubungan antara obat antikolinergik dengan gangguan kognitif pada orang-orang yang berusia (sangat) dewasa.

Sebuah studi pada tahun 2013 menyimpulkan, bahwa hanya dengan mengkonsumsi salah satu dari obat-obatan tersebut dalam dua bulan – itu akan menyebabkan masalah memori pada mereka yang berusia tua.


Data Hubungan Obat Flu dan Alergi Dengan Penyakit Alzheimer


Paper akademis terbaru yang dilaporkan oleh Indiana University ini diyakini sebagai yang pertama dalam mempelajari potensi biologi yang mendasari keterkaitan klinis tersebut menggunakan pengukuran neuroimaging metabolisme otak dan atrofi.

"Temuan ini memberikan kita pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kelompok obat-obatan ini dapat bekerja pada otak dengan cara yang mungkin meningkatkan resiko gangguan kognitif dan demensia," kata Shannon Risacher, asisten profesor ilmu radiologi dan pencitraan di Indiana University School of Medicine – yang sekaligus penulis utama dalam studi tersebut.

"Dengan melihat semua bukti penelitian ini, para dokter mungkin harus mempertimbangkan alternatif lain untuk obat antikolinergik jika tersedia saat menangani pasien mereka yang berusia lebih tua."

"Saya pasti tidak akan menyarankan kakek saya atau bahkan orang tua saya untuk mengkonsumsi obat-obatan tersebut kecuali memang terpaksa," tambah Risacher.


Berdasarkan laporan dari Indiana University, para partisipan penelitian yang mengkonsumsi obat-obatan antikolinergik memiliki tingkat metabolisme glukosa lebih rendah – yang mana ini merupakan "biomarker" yang menunjukkan aktivitas otak dan penyakit Alzheimer.

Mereka juga menunjukkan hasil yang lebih buruk pada tes memori jangka pendek dan beberapa fungsi eksekutif (meliputi berbagai kegiatan seperti penalaran verbal, perencanaan dan pemecahan masalah) – jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

Dari 451 partisipan yang semuanya berusia antara 70 hingga 75 tahun, mereka yang menggunakan obat antikolinergik diketahui mengalami “pengurangan volume otak” saat dilihat menggunakan scan MRI.

Dr. Risacher mengatakan bahwa hasil ini memberikan "petunjuk" dampak biologis dari obat-obatan tersebut pada otak. Namun dia juga menambahkan bahwa, "penelitian lanjutan masih diperlukan jika kita benar-benar ingin memahami mekanisme apa saja yang terlibat."

Referensi :



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Sabtu, April 23, 2016

Apa Yang Diajarkan Oleh Mozart dan Kobe Bryant tentang Kesuksesan dan Latihan Yang Memiliki Tujuan

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam kelompok elit di bidang (pekerjaan) anda? Dan hal berbeda apa yang dilakukan oleh orang-orang yang berhasil mencapai tujuan mereka dibandingkan dengan kebanyakan dari kita semua?

Inilah yang ingin diketahui oleh John Hayes, seorang profesor dalam bidang psikologi kognitif di Carnegie Mellon University.

apa yang diajarkan mozart tentang kesuksesan

Hayes telah menyelidiki kaitan antara usaha, praktek, dan pengetahuan yang ada dalam diri orang-orang ‘hebat’ selama beberapa dekade. Dia telah mempelajari para creator (pencipta/penemu) paling berbakat yang dikenal sejarah – seperti Mozart dan Piccaso – untuk mengetahui berapa lama waktu yang mereka perlukan sebelum masuk dalam jajaran top dunia di bidang mereka.

Selain itu, dia juga menyelidiki berbagai pilihan dan pengalaman apa saja yang akhirnya berhasil mengantarkan mereka pada pintu ‘kesuksesan’.

Apa yang ditemukan Hayes dari penyelidikan tersebut?

Mari kita membahas lebih dalam mengenai proyek menarik ini.

Dan yang paling penting dari itu semua, mari kita membahas bagaimana anda (dan saya) dapat menggunakan informasi ini untuk mencapai tujuan kita – yaitu menjadi yang terbaik di bidang kita.

10 Tahun Kebisuan ("10 Years of Silence")


Hayes memulai penelitiannya dengan mempelajari para komposer sukses. Dia menganalisis ribuan karya musik yang diproduksi antara tahun 1685 hingga 1900. Pertanyaan utama yang ada di benaknya adalah, "Berapa lama waktu yang mereka butuhkan – dari mulai pertama kali tertarik dengan musik hingga akhirnya menjadi komposer kelas dunia?”

Dari ribuan karya musik tersebut, Hayes akhirnya mengerucutkan daftarnya hanya menjadi 500. Kesemuanya adalah karya-karya yang paling sering dimainkan oleh berbagai kelompok Simfoni di seluruh dunia – dan dia menganggapnya sebagai ‘masterpiece’ di bidang ini. Ke 500 karya paling populer tersebut diciptakan oleh 76 komposer.

Selanjutnya, Hayes memetakan ‘timeline’ dari karir setiap komposer. Dia menghitung berapa lama mereka telah bekerja (berprofesi sebagai komposer) sebelum akhirnya berhasil menciptakan karya-karya populer mereka.

Dan apa yang ditemukannya adalah, bahwa hampir semua "karya besar" tersebut diciptakan setelah tahun ke-10 dari karir masing-masing komposer yang ditelitinya. (Hanya ada 3 pengecualian dari 500 karya yang ditelitinya, yaitu yang diciptakan pada tahun ke-8 dan ke-9 dari karier si komposer)

Tidak ada satu orangpun yang menghasilkan karya yang luar biasa tanpa menempatkan diri mereka dalam 1 dekade pertama – untuk praktek (berlatih). Bahkan seorang jenius seperti Mozart juga harus bekerja setidaknya sepuluh tahun sebelum akhirnya menghasilkan sesuatu yang menjadi begitu populer.

Berdasarkan penemuannya, Profesor Hayes kemudian mulai merujuk periode ini – periode yang penuh dengan kerja keras dan sedikit pengakuan – sebagai “10 years of silence” (10 tahun kebisuan).

Dalam studi lanjutan, Hayes juga menemukan pola yang serupa pada diri para pelukis terkenal dan penyair populer.

Temuan Hayes ini kemudian dikonfirmasi lebih lanjut oleh penelitian lainnya – seperti penelitian dari profesor K. Anders Ericsson, yang menghasilkan kesimpulan bahwa anda memerlukan "10.000 jam" latihan atau praktek untuk bisa menjadi ahli di bidang anda. (Ide yang kemudian dipopulerkan oleh Malcolm Gladwell)

Namun begitu, ketika Hayes, Ericsson, dan peneliti lainnya mulai menggali lebih dalam – mereka mendapati bahwa ‘waktu’ hanyalah salah satu bagian dari persamaan yang dimiliki oleh orang-orang hebat tersebut.
Anda tidak akan menjadi sukses hanya karena telah bekerja selama 10 tahun ataupun telah berlatih selama 10.000 jam.

Untuk bisa memaksimalkan potensi anda dan menguasai bidang pekerjaan anda, anda baiknya anda mengetahui bagaimana para ‘orang terbaik’ tersebut berlatih (melakukan praktek).

Sebagai contoh, kebiasaan berlatih Kobe Bryant (superstar NBA) saya rasa sangat cocok untuk saya gunakan disini...


Bagaimana Kobe Bryant Mencapai Puncak Kesuksesannya?


Selain Michael Jordan yang mungkin paling banyak dikenal oleh masyarakat kita, Kobe Bryant juga merupakan salah satu pemain basket paling sukses sepanjang masa.

Selama karirnya sebagai pemain basket, pemenang dari 5 kejuaraan NBA dan perebut 2 medali emas Olimpiade itu telah mengumpulkan kekayaan bersih lebih dari 200 juta dollar (di atas 2,6 trilyun rupiah).

Cerita ini saya dapatkan dari Reddit – dimana Robert, salah satu pelatih atletik untuk tim USA mengisahkan pengalamannya dengan Kobe saat persiapan Olimpiade 2012 yang lalu.

Pengalaman pertama Robert sebagai pelatih fisik Kobe Bryant ini akan menjelaskan kepada anda alasan mengapa sang superstar tersebut bisa menjadi begitu sukses.

Dari Robert, pelatih Tim USA:

Saya diundang ke Las Vegas untuk membantu menjaga kondisi kebugaran Tim USA sebelum mereka berangkat ke London. Saya telah berkesempatan untuk bekerja dengan Carmelo Anthony dan Dwyane Wade di masa lalu, namun ini akan menjadi interaksi pertama saya dengan Kobe.

Malam sebelum latihan pertama, saya baru saja selesai menonton "Casablanca" untuk pertama kalinya, dan saat itu sekitar pukul 3:30 dini hari.

Beberapa menit kemudian, saya sudah berada di tempat tidur, bersiap untuk terlelap, ketika ponsel saya berbunyi. Itu dari Kobe. Dengan gugup saya mengangkatnya.

"Hei, uhh, Rob, aku harap aku tidak mengganggu kan?"

"Uhh, tidak. Ada apa Kob?"

"Aku hanya mau bertanya, mungkin kamu bisa membantuku memberikan latihan untuk menjaga kondisi kebugaran tubuhku, itu saja."

Saya melihat jam. Pukul 4:15.

"Ya tentu saja, aku akan menemuimu di fasilitas sebentar lagi."

Butuh waktu sekitar dua puluh menit bagi saya untuk mempersiapkan perlengkapan dan keluar dari hotel. Ketika saya tiba dan membuka pintu lantai ruangan latihan utama, saya melihat Kobe. Sendirian. Dia bermandikan keringat seakan-akan dia baru saja selesai berenang. Saat itu bahkan belum jam 5:00.

Kami melakukan beberapa latihan kebugaran selama satu jam lima belas menit. Kemudian, kami memasuki ruangan fitnes, dimana dia akan melakukan latihan kekuatan selama 45 menit berikutnya. Setelah itu, kami berpisah. Dia kembali ke ruangan latihan, untuk berlatih ‘menembak’. Saya kembali ke hotel dan terkapar. Wow.

Saya diminta untuk berada di fasilitas latihan sekitar jam 11:00.

Saya terbangun dengan perasaan mengantuk, letih, dan berbagai efek samping lainnya akibat dari kurang tidur (Thanks, Kobe). Saya hanya makan bagel dan bergegas menuju ke fasilitas latihan.

Bagian cerita selanjutnya ini sangat jelas menempel di ingatan saya. Semua pemain Tim USA berada di sana. LeBron sedang berbicara dengan Carmelo dan Pelatih Krzyzewski sedang mencoba untuk menjelaskan sesuatu kepada Kevin Durant. Di sisi kanan dari fasilitas latihan, Kobe seorang diri sedang berlatih ‘menembak’ sambil melompat.

Saya menghampirinya, menepuk punggungnya dan berkata, "Latihan yang baik pagi ini."

"Hah?"

"Pemanasan dan latihan kebugaran. Kerja yang bagus."

"Oh. Ya, terima kasih Rob. Aku sangat menghargai itu."

"Jadi kapan kamu selesai?"

"Selesai apa?"

"Memasukkan bola ke keranjang. Jam berapa kamu meninggalkan fasilitas ini?"

"Oh, sekarang. Aku ingin menembakkan 800 bola. Jadi ya, sekarang."


Bagi anda yang menyimak sejak awal, Kobe Bryant memulai latihan pemanasannya sekitar jam 4:30 pagi, lalu lanjut lari dan latihan sprint sampai jam 6:00, latihan beban mulai jam 06:00 - 07:00 pagi, dan terakhir mulai melatih tembakan (melemparkan 800 bola ke keranjang) dengan melompat dari jam 07:00 - 11:00.

Dan setelah itu, anda sudah bisa menebaknya. Berlatih bersama seluruh anggota tim.

Jadi terlihat sangat jelas jika Kobe sudah melewati 10.000 jam-nya. Namun ada bagian lain dari cerita ini yang bahkan jauh lebih penting lagi.

kesuksesan dan latihan dengan tujuan ala Kobe Bryant

Pentingnya Praktek atau Latihan Dengan ‘Tujuan’


Kobe tidak hanya sekedar muncul dan melakukan banyak latihan. Dia memiliki tujuan yang sangat jelas ketika berlatih: yaitu melakukan 800 kali jump shot.

Dia secara sengaja memfokuskan diri untuk mengembangkan kemampuannya dalam memasukkan bola ke keranjang. Dia bahkan hampir tidak memikirkan berapa lama waktu yang dia habiskan dalam melakukannya.

Hal ini sepertinya sederhana, namun ini sangatlah berbeda dengan kebanyakan dari kita – saat melakukan pendekatan pada pekerjaan setiap harinya.

Ketika berbicara tentang ‘kerja keras’, kebanyakan orang akan menyebutkan jumlah waktu yang mereka habiskan sebagai indikator seberapa keras mereka telah bekerja. (Contohnya, “Saya bekerja 60 jam dalam seminggu!”)

Menghabiskan banyak waktu mungkin akan membuat anda merasa lelah, namun hanya dengan melakukan pekerjaan lebih banyak (walaupun itu 10.000 jam) – juga tidak cukup untuk membuat anda berada di jajaran top.

Itu tidak sama dengan melakukan praktek atau latihan yang disengaja untuk mencapai tujuan tertentu.

Untuk mempermudah anda memahaminya, coba perhatikan analogi berikut ini! (Saya tetap menggunakan olahraga basket agar tetap nyambung dengan cerita di atas).

Dua orang pemain basket sama-sama berlatih lemparan bebas selama satu jam. Pemain A melakukan 200 kali lemparan, pemain B melakukan 50 kali lemparan.

Pemain B melakukan latihannya sendiri. Setiap kali habis melempar, dia mengambil kembali bolanya sendiri, melakukan dribble ringan, dan beberapa kali istirahat sejenak untuk mengobrol dengan teman-temannya.

Pemain A melakukan latihan dengan rekannya. Setiap kali habis melempar, rekannya akan mengoperkan bola kembali kepadanya. Sang rekan juga selalu memperhatikan lemparan yang dilakukan pemain A, membuat catatan-catatan untuk memperbaiki lemparannya. Setiap 10 menit sekali mereka istirahat sejenak, dan pemain A memperhatikan setiap catatan yang dibuat oleh rekannya.

Jika hanya memperhatikan waktu, maka mereka sama-sama menghabiskan 1 jam untuk berlatih lemparan bebas. Keduanya ‘seakan-akan’ telah melakukan kerja keras yang sama.

Namun jika melihat pola / rutinitas cara mereka berlatih, apabila seandainya kemampuan mereka seimbang saat awal, maka siapa di antara mereka yang akan memiliki kemampuan lemparan bebas lebih baik setelah 100 jam latihan?


Saya rasa anda sudah bisa menebaknya sendiri.

Kedua pemain basket dalam contoh di atas sama-sama bisa ‘membual’ bahwa mereka telah berlatih selama 1 jam, namun hanya satu di antara mereka yang benar-benar berlatih dengan tujuan.

Para peneliti telah mencatat bahwa semua orang hebat di setiap industri memiliki komitmen untuk melakukan praktek (latihan) dengan tujuan. Seniman, musisi, atlet, CEO, dan pengusaha terbaik tidak hanya sekedar bekerja atau berlatih lebih keras, mereka bekerja lebih keras untuk mengembangkan kemampuan tertentu.

Menerapkan Hal Ini Dalam Hidup Anda

Bagi banyak orang di dunia barat, Mozart dikatakan sebagai "jeniusnya para orang jenius". Namun bahkan diapun diabaikan selama 10 tahun sebelum memproduksi sebuah karya populer.

Saya tidak tahu bagaimana dengan anda, namun bagi saya ini sangat menginspirasi.

Setiap kali saya merasakan kegagalan, ataupun hasil yang saya dapatkan jauh dari yang saya harapkan – maka saya selalu mengingat penelitian dari profesor Hayes tersebut.

Anda juga dapat melakukan pendekatan yang sama dalam bidang pekerjaan anda. Tetap konsisten melakukan pekerjaan anda (10 years of silence) dan fokus melakukan praktek yang disengaja (untuk tujuan tertentu) demi mengembangkan kemampuan khusus – yang dapat membantu anda.

Dan yang lebih menguntungkannya lagi, hanya dengan fokus selama 1 jam dan melakukan praktek (latihan) dengan tujuan tertentu setiap hari – ini dapat mengantarkan anda pada hasil yang luar biasa dalam jangka panjang.

Sekarang, pilihan ada di tangan anda sendiri.

Apa anda akan memulai perjalanan “10 years of silence” hari ini? Apa anda akan mulai fokus pada pengembangan kemampuan anda? Atau anda hanya akan “berjalan” seperti biasanya, dan berharap nasib memberikan yang terbaik?

Selanjutnya baca:



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Rabu, April 20, 2016

French Fries McDonald's Dikaitkan Dengan Kerusakan Otak, Penyakit Autoimun, dan Kanker

Sebuah uraian terbaru dari proses pembuatan french fries McDonald's mengungkapkan sejumlah bahan yang digunakan di dalamnya telah dikaitkan dengan kerusakan otak, gangguan autoimun, kanker, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Apakah anda tahu apa saja yang ada dalam kentang goreng McDonald's kesukaan anda?

bahan-bahan berbahaya dalam kentang goreng McDonald's

Grant Imahara – pemilik Myth Busters memutuskan untuk mencari tahu.

Dia langsung pergi ke pabrik pengolahan McDonald's, dimana dia merasa cukup lega saat mengetahui bahwa makanan cepat saji yang banyak disukai itu memang benar-benar berasal dari kentang.

Namun begitu, beberapa bahan-bahan lainnya sedikit banyak memunculkan rasa kekhawatiran. Seperti di antaranya adalah Dimethylpolysiloxane (dimetil) – yaitu bentuk senyawa silikon yang biasanya ditemukan pada perekat (penambal) tangki akuarium, kondisioner rambut, dan dempul.

Tertiary Butylhydroquinone (TBHQ) – bahan kimia berbasis bensin yang biasanya ditemukan dalam parfum dan bio-diesel. Dan minyak kedelai terhidrogenasi – yang merupakan bentuk dari lemak trans.

Secara umum kentang goreng McDonald's terbuat dari:

  • Kentang
  • Minyak canola
  • Minyak kedelai
  • Minyak kedelai terhidrogenasi
  • Perasa daging sapi alami
  • Gandum terhidrolisa
  • Susu terhidrolisa
  • Asam sitrun
  • Dimetil
  • Dekstrosa
  • Asam sodium pirofosfat
  • Garam
  • Minyak terhidrogenasi
  • TBHQ (Butylhydroquinone Tertiary)


Bahan Berbahaya Dalam Kentang Goreng McDonald's


Dimentil (dimethylpolysiloxane)

Menurut Vanni Hari (Food Babe), dimetil adalah bahan kimia yang dalam beberapa kasus – bahkan mengandung formalin, yaitu zat kimia (sangat) beracun yang dikaitkan dengan kerusakan otak, kanker, alergi, dan gangguan auto-imun.

Menarik untuk dicatat, bahwa kentang goreng McDonald's yang dijual di AS dikatakan lebih buruk daripada yang dibuat di Eropa. Vanni menulis bahwa, dibandingkan dengan yang di AS – french fries yang dijual di Inggris terbuat hanya dari beberapa bahan dasar seperti kentang, minyak sayur, dan sedikit gula serta garam.

Vanni melanjutkan, Uni Eropa benar-benar mengatur penggunaan bahan ini karena mereka sadar – jika bahan kimia buatan manusia ini tidak pernah ditujukan untuk dikonsumsi oleh manusia.

Tertiary Butylhydroquinone (TBHQ)

Walaupun pembuat TBHQ mengklaim bahwa itu adalah jenis dari fenol yang digunakan untuk menstabilkan makanan, lemak, dan minyak nabati terhadap kerusakan oksidatif (sehingga memperpanjang masa penyimpanannya), bahan ini juga ditemukan dalam banyak hal – mulai dari parfum, biodiesel, pernis, lak, resin, dan aditif ladang minyak.

Minyak Kedelai Terhidrogenasi

Yang terakhir, minyak kedelai terhidrogenasi – yang sering juga disebut sebagai "Silent Killer."

Seperti TBHQ, minyak ini juga sering digunakan dalam industri makanan untuk memperpanjang umur simpan (masa kadaluarsa).

Namun begitu, menurut laporan dari para peneliti di Harvard School of Public Health dan Brigham and Women’s Hospital di Boston – setidaknya 100.000 kematian (akibat penyakit jantung) yang terjadi setiap tahun di Amerika Serikat dapat dicegah, "jika orang-orang mengganti lemak trans dengan minyak tak jenuh ganda ataupun tunggal yang lebih sehat.”

Lalu bagaimana dengan kentang goreng McDonald's yang dijual di Asia (khususnya di Indonesia)?

Apa lebih mengarah sama dengan yang dijual di AS? Atau sama dengan yang dijual di Eropa?

Sayangnya saya tidak menemukan sumber referensi yang akurat. Namun jika anda masih ingat dengan kasus mie instant (buatan produsen terbesar) Indonesia yang dinyatakan tidak layak konsumsi di beberapa negara luar – mungkin anda bisa mereka-reka sendiri bagaimana kira-kira ‘fleksibilitas’ badan pengawas makanan kita.

Sekarang, setelah anda mengetahui semua bahan yang terdapat dalam french fries McDonald's – apa anda masih yakin menjadikannya sebagai salah satu makanan favorit anda atau anak-anak anda?

Referensi :



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Kamis, Maret 17, 2016

Cara Mendiagnosa Penyakit Alzheimer dan Demensia

Alzheimer didiagnosa melalui pemeriksaan medis yang lengkap. Jika anda atau orang yang anda cintai memiliki kekhawatiran mengenai hilangnya memori atau gejala lainnya terkait penyakit Alzheimer dan Demensia, maka sangat dianjurkan untuk segera mengatur janji dengan dokter.

langkah mendiagnosa dan memeriksa alzheimer

Langkah-Langkah Pemeriksaan Alzheimer


Tidak ada tes tunggal yang dapat menentukan apakah seseorang menderita Alzheimer atau tidak. Walaupun dokter hampir selalu dapat memastikan jika seseorang benar-benar memiliki Demensia, namun untuk mengetahui apa penyebabnya akan sangat sulit sekali.

Diagnosa secara definitif untuk penyakit Alzheimer hanya dapat dilakukan melalui otopsi setelah kematian, yaitu melalui pencocokkan antara pengukuran klinis dengan pemeriksaan pada jaringan otak.

Namun begitu, para dokter memiliki beberapa metode dan alat yang dapat membantu mereka mendeteksi secara cukup akurat – apakah seseorang yang memiliki masalah dengan memori tersebut memang kemungkinan menderita penyakit Alzheimer atau tidak.

Untuk diketahui, hilangnya memori dapat diakibatkan oleh berbagai penyebab lain – sehingga belum tentu kondisi tersebut adalah pasti tanda-tanda Alzheimer atau Demensia.

Untuk mendiagnosa Alzheimer, dokter anda mungkin akan:

  • Menanyakan tentang kesehatan anda secara keseluruhan, masalah medis yang pernah dialami, kemampuan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, dan perubahan dalam perilaku atau kepribadian.
  • Melakukan tes memori, memecahkan masalah, konsentrasi, dan bahasa.
  • Melakukan tes medis standar – seperti tes darah dan urin, untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya penyebab lain dari masalah anda.
  • Melakukan scan otak, dengan menggunakan CT ataupun MRI – untuk membedakan penyebab Alzheimer dengan penyebab lain yang menimbulkan gejala yang anda alami.

Dokter anda mungkin akan melakukan tes ulang untuk mendapatkan informasi mengenai perubahan pada kesehatan dan memori anda seiring berjalannya waktu. Tes ini juga dapat membantu dokter untuk mendiagnosa penyebab lain dari masalah memori yang dialami oleh pasien, seperti kerusakan kognitif ringan ataupun demensia vaskular.


Cara Mencari Dokter Yang Tepat


Para ahli menjelaskan bahwa seorang dokter yang cakap dapat mendiagnosa penyakit Alzheimer dengan tingkat akurasi diatas 90%. Langkah pertama yang dianggap terbaik adalah dengan mengkonsultasikan masalah anda dengan dokter yang sudah menjadi langganan anda. Umumnya dokter anda akan ikut mengevaluasi hasil diagnosa yan telah dilakukan.

Dokter anda mungkin akan merujuk anda ke dokter lain yang memiliki spesialiasi untuk pemeriksaan dan pengobatan penyakit Alzheimer serta demensia terkait.

Para Spesialis yang dimaksud mencakup:

  • Ahli saraf, yang mengkhususkan diri dalam penyakit otak dan sistem saraf
  • Psikiater, yang mengkhususkan diri dalam gangguan yang mempengaruhi suasana hati atau cara kerja otak
  • Psikolog, yang menjalani pelatihan khusus untuk pengujian memori dan fungsi mental lainnya

Klinik atau unit khusus memori biasanya sudah menyediakan tim spesialis yang bekerja secara bersama-sama untuk mendiagnosa masalah yang dialami. Tes dilakukan di satu tempat untuk dapat mempercepat proses diagnosis.

Selain itu, anda juga mungkin perlu mencari pendapat kedua atau pendapat tambahan. Pemeriksaan masalah memori dan pikiran diketahui cukup menantang. Gejala dan tanda-tanda yang ringan bisa saja tidak terlalu jelas atau diabaikan.

Mencari pendapat kedua dari pihak lain dapat membantu mengkonfirmasi hasil diagnosa sebelumnya. Kebanyakan dokter yang memang cakap biasanya sangat paham manfaat hal ini, dan mereka akan berbagi catatan medis anda jika anda mengizinkan. Seorang spesialis dapat merujuk anda ke dokter lain untuk mendapatkan pendapat kedua, atau anda bisa memutuskan untuk mencari sendiri dokter lain yang anda mau.

Pentingnya Melakukan Diagnosa Alzheimer Sejak Dini


Meskipun kondisi penyakit Alzheimer belum bisa dihentikan atau disembuhkan, diagnosa dini dapat membantu orang-orang dengan kondisi Demensia ataupun keluarga mereka dalam:

  • Mendapatkan kesempatan yang lebih baik dari manfaat pengobatan
  • Memiliki lebih banyak waktu untuk merencanakan masa depan
  • Mengurangi kecemasan untuk masalah-masalah yang tidak diketahui
  • Meningkatkan kemungkinan untuk berpartisipasi dalam uji klinis obat baru, membantu kemajuan penelitian
  • Memiliki kesempatan untuk ikut memutuskan mengenai perawatan, transportasi, pilihan tempat tinggal, dan masalah-masalah keuangan serta hukum
  • Mendapatkan cukup waktu untuk mengembangkan hubungan dengan dokter dan tim perawat
  • Memperoleh manfaatkan dari pelayanan perawatan dan dukungan, sehingga mereka atau keluarga mereka lebih mudah dalam merawat penyakit Alzheimer. Navigator dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan dan membuat perencanaan tindakan.
Berikutnya baca:
Cara Mengobati Alzheimer

Yang sebelumnya:

Referensi :



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Sabtu, Maret 05, 2016

Seberapa Bahayakah Radiasi Ponsel Bagi Otak Anda?

Berbagai bukti mengenai bahaya radiasi telepon seluler yang dapat mengganggu kesehatan dan fungsi otak terus saja bermunculan, terutama pada anak-anak. Untuk mengurangi resiko, beberapa langkah berikut ini layak untuk anda pertimbangkan.

Berdasarkan data terbaru dari WHO – saat ini diperkirakan ada sekitar 6,9 miliar pelanggan ponsel – hampir 1 ponsel untuk setiap orang di planet ini, dan jumlah tersebut akan terus bertambah.

bahaya radiasi telepon seluler bagi otak manusia

Jika rata-rata orang Amerika sekarang menghabiskan 162 menit pada perangkat mobile mereka setiap hari, maka anda bisa membayangkan bagaimana dengan orang Indonesia – yang termasuk sebagai salah satu pengguna ponsel tertinggi di dunia.

Hingga saat ini, kontroversi tentang resiko gangguan kesehatan dari penggunaan ponsel masih terus berlangsung. Anda mungkin sudah pernah mendengar/membaca argumen dari kedua belah pihak – bahwa ponsel benar-benar aman. Dan sebaliknya – ada juga pihak yang mengatakan bahwa ponsel dapat menyebabkan kanker otak dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Memang memiliki telepon seluler memberikan kenyamanan tersendiri bagi kita, hal ini tidak dapat dibantah. Namun anda juga tentu perlu mengetahui kemungkinan apa saja yang akan terjadi pada otak anda akibat radiasi ponsel.

Mari kita mendalaminya lebih jauh...

Bagaimana Pengaruh Telepon Seluler Terhadap Otak


Pada dasarnya ponsel adalah radio canggih yang bekerja dengan menggunakan energi elektromagnetik – untuk mengirimkan dan menerima suara.

Tubuh kita sendiri sebenarnya selama ini selalu ‘diselimuti’ oleh lautan medan elektromagnetik (EMFs) – yang dihasilkan dari semua perangkat elektronik yang kita miliki. Namun begitu, ponsel diketahui sebagai sumber energi elektromagnetik yang paling cepat berkembang di dunia.

Dan EMFs yang dipancarkan oleh ponsel ini menjadi sangat mengkhawatirkan karena kita begitu sering menggunakannya – itupun secara langsung ditempelkan di kepala kita.

Bagi anda yang memperhatikan, mungkin anda sudah mengetahui jika semua ponsel memiliki nilai tingkat penyerapan tertentu (SAR = Specific Absorption Rate). Menurut Komisi Komunikasi Federal (FCC), SAR adalah ukuran jumlah energi frekuensi radio (RF) yang diserap oleh tubuh saat kita menggunakan ponsel.

Dan tahukah anda jika tidak ada satupun produk telepon selular yang memiliki tingkat SAR = nol? Ini artinya bahwa sebagian dari radiasi ponsel akan terserap oleh tubuh kita, menembus tengkorak dan otak kita.

Berikut adalah sedikit kutipan dari salah satu laporan mengenai efek samping induksi EMF dari radiasi telepon seluler:
Ponsel dan WiFi bukanlah satu-satunya sumber EMFs. Yang mengejutkannya, ternyata peralatan rumah berkabel lainnya seperti kulkas anda, pengering rambut, vacuum cleaner, dan blender juga merupakn sumber EMFs.


1. Radiasi Ponsel Meningkatkan Resiko Kanker Otak

Ketakutan terbesar dari pengguna ponsel di negara-negara maju adalah pertanyaan, “Apakah itu dapat menyebabkan kanker otak?”

Apa anda termasuk diantara orang-orang tersebut? Atau anda tidak pernah berpikir sejauh itu terhadap kesehatan otak anda?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) – mengklasifikasikan radiasi ponsel sebagai karsinogen grup 2B, dan merekomendasikan bahwa, “Konsumen harus mempertimbangkan cara-cara yang dapat mengurangi paparan dari radiasi ponsel."

bahaya paparan radiasi ponsel bagi otak manusia (khususnya anak-anak)

Berdasarkan definisinya, karsinogen grup 2B adalah sesuatu yang diduga sebagai penyebab kanker.

Termasuk di dalam kategori ini adalah hal-hal yang sudah anda ketahui untuk dihindari, seperti: timbal, asap knalpot, DDT, dan kloroform.

Dalam sebuah penelitian terpercaya yang dimuat di NCBI, para peneliti menemukan hubungan yang signifikan antara penggunaan ponsel dalam jangka panjang dengan resiko tumor otak.

Kabar baiknya (jika ini memang pantas disebut sebagai kabar baik) – adalah bahwa dibutuhkan waktu sekitar sepuluh tahun penggunaan ponsel untuk secara signifikan dapat meningkatkan resiko berkembangnya tumor otak ganas.

Saat mencapai batas 10 tahun, maka resiko anda menjadi bertambah 2 kali lipat – namun hanya pada sisi kepala dimana anda sering menempelkan ponsel anda.

Dan yang lebih mengerikannya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa otak anak menyerap radiasi hingga dua kali lebih banyak dibandingkan otak orang dewasa.

Sekarang, apa anda masih berpikiran bahwa memberikan ponsel ke anak anda sebagai “hal yang Baik dan Keren”?

Jika sebelumnya anda pernah bertanya-tanya, “Mengapa masyarakat negara maju sangat melarang anak-anak mereka memiliki ponsel?”, atau “Mengapa anak-anak dari para Bos Produsen Ponsel justru tidak memiliki ponsel?”

Fakta yang saya telah sampaikan di atas itulah jawaban dari pertanyaan anda.

2. Penggunaan Ponsel Menyebabkan Kerusakan Radikal Bebas

Paparan EMF dapat menciptakan radikal bebas – yaitu molekul oksigen tak terikat yang menyerang sel-sel anda, seperti halnya oksigen yang membuat logam menjadi berkarat.

Otak manusia menggunakan 20% dari total asupan oksigen tubuh, sehingga menjadi sangat rentan terhadap kerusakan radikal bebas. Dan paparan EMF dalam jangka panjang akan menyebabkan peningkatan tingkat radikal bebas hingga ke tahap kronis, yang nantinya mengarah pada kerusakan dan penuaan sel otak hingga ke tingkat DNA.

Selain itu, radiasi ponsel juga menekan produksi melatonin. Walaupun secara umum melatonin dianggap sebagai hormon tidur, namun sebenarnya melatonin juga merupakan antioksidan yang kuat – bahkan lebih baik daripada vitamin C.

3. Radiasi HP Menyebabkan Kebocoran Sel Otak

Otak anda dilindungi oleh penghalang yang berupa darah-otak, yaitu sekelompok sel khusus yang bertindak sebagai saringan untuk mencegah racun, patogen, dan zat asing lainnya agar tidak memasuki otak anda.

Dan radiasi dari handphone dapat memecah membran sel otak yang halus, membuat penghalang yang berupa darah otak tadi menjadi lebih mudah ditembus.

Hal yang menyebabkan racun, bahan kimia, berbagai virus, dan logam berat seperti: merkuri – timbal – dan aluminium dapat masuk ke otak, yang nantinya akan mempengaruhi fungsi otak secara negatif.

Kondisi ini juga menyebabkan sel-sel otak mengalami kebocoran ion kalsium yang dibutuhkan untuk komunikasi antar sel-sel otak. Beberapa ahli bahkan percaya jika meningkatnya angka kecelakaan di kalangan pengguna ponsel mungkin bukan diakibatkan oleh gangguan tertentu saat mengemudi, namun karena lambatnya reaksi akibat sel-sel otak yang dibanjiri ion kalsium.
Sebuah jurnal penelitian bahkan mengungkapkan jika seseorang yang mengemudi sambil menelpon memiliki reaksi yang lebih buruk daripada pengemudi mabuk, dan lebih sering mengalami kecelakaan.

4. Radiasi Handphone Dihubungkan dengan Penyakit Alzheimer

Sebuah penelitian dari Journal of the American Medical Association (JAMA), menemukan bahwa memegang ponsel aktif di sebelah kepala anda selama kurang dari satu jam dapat merubah metabolisme glukosa otak.

Dan ini menjadi sebuah masalah karena glukosa adalah sumber energi utama otak anda.

Saat ini ada beberapa ahli yang percaya bahwa penyakit Alzheimer adalah bentuk ketiga dari penyakit diabetes – yaitu diabetes pada otak, dimana sel-sel otak tidak lagi mampu memanfaatkan glukosa sehingga kemudian mati.

Hal lainnya yang membuat radiasi ponsel dihubungkan dengan Alzheimer adalah karena radiasi dari telepon seluler dapat meningkatkan fragmen protein yang disebut dengan beta-amyloid. Protein ini lengket dan menggumpal, sehingga akan membentuk plak di antara sel-sel saraf.

Diantara beberapa faktor resiko, plak beta-amyloid ini merupakan faktor penyebab utama penyakit Alzheimer.

Namun begitu, hal bertentangan yang cukup mengejutkan juga ditemukan pada sebuah penelitian yang diterbitkan di situs National Geographic. Dalam penelitian tersebut, radiasi telepon seluler diketahui dapat mencegah terjadinya penumpukan plak pada otak. Setidaknya pada otak tikus – sebagai hewan yang digunakan sebagai objek penelitian.

Ini mungkin akan membuat penelitian berkembang ke arah baru, namun tetap saja saya tidak merekomendasikan anda untuk mencobanya ke diri sendiri ataupun orang-orang yang anda sayangi.

5. Ponsel Menyebabkan Gangguan Tidur

Diperkirakan ada sekitar 65% orang yang tidur dengan ponsel mereka. Dan angka ini meningkat menjadi 90% pada mereka yang berusia antara 18 sampai 29 tahun.

Sudah ada puluhan studi yang menyatakan bahwa radiasi ponsel – walau dalam tingkat rendah sekalipun, tetap akan mengganggu produksi melatonin pada tubuh. Terganggunya produksi melatonin tentu akan membuat tingkat kelelapan tidur anda menjadi berkurang.

Padahal anda sudah mengetahui bahwa tidur adalah salah satu pilar terpenting bagi kesehatan dan kebugaran otak. Karena hanya pada saat anda sedang tertidurlah otak akan membersihkan racun dan kotoran metabolisme, memperbaiki sel-sel otak, serta memproduksi sel-sel baru yang sehat.

Dan pada saat tertidur pula otak anda akan menyimpan serta memetakan memori yang telah direkam sepanjang hari.

Pemakaian alat elektronik di malam hari, termasuk ponsel – adalah salah satu alasan meningkatnya jumlah orang yang menderita insomnia dan gangguan tidur.

Para peneliti telah menemukan korelasi antara pemakaian ponsel yang tinggi dengan insomnia, stres, dan depresi. Hal ini umumnya dialami oleh anak-anak muda (mereka yang baru beranjak dewasa).

6. Telepon Seluler Berkontribusi Pada Gangguan Tiroid

Radiasi ponsel diketahui dapat mempengaruhi struktur dan fungsi tiroid.

Penggunaan telepon seluler meningkatkan kadar hormon stimulasi tiroid (TSH), yang secara langsung dihubungkan dengan sebuah kondisi yang disebut tiroid rendah (hipotiroidisme).

Beberapa gejala umum pada otak yang berhubungan dengan hipotiroidisme antara lain: hilangnya memori, rasa depresi, kabut otak, susah fokus dan konsentrasi, kelelahan, dan sulit membuat keputusan.

Sedangkan gejala lainnya termasuk di antaranya: sensitif terhadap dingin, kulit kering, konstipasi, naiknya berat badan, dan nyeri otot.

Semoga artikel ini cukup mencerahkan. Silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan jika anda memilikinya.



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Selasa, Maret 01, 2016

Cara Mengembangkan Skill Yang Bernilai: Sebuah Pelajaran Dari Penjual Korek

Di awal tahun 1940-an, di sebuah kota kecil bernama Almhult, Swedia bagian Selatan, hidup seorang anak yang dalam beberapa tahun kemudian akan memberikan dampak luar biasa pada jutaan orang. Namun pada saat itu, tak ada satu orangpun yang tahu namanya.

Anak itu sibuk dengan proyek kecil yang relatif sederhana. Dia baru saja mengetahui bahwa dia bisa membeli korek api dalam jumlah besar di Stockholm, yang berjarak beberapa jam dari kota kecil tempat tinggalnya.

cara membangun skill yang bernilai

Dia bisa mendapatkan harga yang murah, dan kemudian dia menjualnya lagi secara eceran untuk mendapatkan keuntungan yang bagus, namun masih tetap dengan harga yang wajar.

Tidak lama kemudian, dia mulai sibuk menjajakan koreknya, berkeliling dengan sepeda ke seluruh penjuru kota, menjual kepada siapa saja yang membutuhkan dagangannya.

Setelah dia merasa lancar menjual korek-koreknya, dia mulai memperluas usaha kecilnya. Dia menambahkan hiasan Natal, ikan, bibit tanaman, hingga pulpen dan pensil. Dan dalam beberapa tahun kemudian, dia mulai menjadi seorang penjual furnitur.

Nama anak yang telah tumbuh menjadi seorang pemuda itu adalah Ingvar Kamprad, yang saat berusia 17 tahun, memutuskan untuk memberikan nama bagi bisnisnya. Dia menyebutnya IKEA.

Pada tahun 2013, IKEA membukukan penjualan lebih dari 37 Milyar Dolar. Sangat menakjubkan apa yang berhasil dia lakukan dengan berbekal beberapa kotak korek api.


Menjual Korek dan Membangun Skill


Semua orang terobsesi untuk membangun “IKEA” mereka sendiri. Namun tidak ada yang fokus pada menjual beberapa korek api. Kita hidup dalam masyarakat yang menghargai skill, namun semua orang terobsesi pada “Hasil”.

pelajaran membangun skill bernilai dari pendiri IKEA

Masalah yang membuat kita sangat mudah terjebak – dan hanya fokus kepada hasil, padahal yang sebenarnya harus dilakukan adalah justru membangun dan mengembangkan skill kita.

Memang sangat mudah untuk fokus pada mimpi membangun sebuah bisnis yang sukses. Siapa pengusaha (entrepreneur) yang tidak mau memiliki perusahaan yang menghasilkan 37 Milyar Dolar setahun?

Tapi mengambil pelajaran dari apa yang Ingvar Kamprad lakukan, bukan seperti itu caranya memulai. Dia memulai dengan membangun skill dan kemampuanya. Dimulai dengan menjual satu kotak korek kayu, satu-persatu ke setiap orang. Dia fokus pada satu masalah kecil, lalu kemudian menggunakan keterampilan yang telah dia miliki untuk memecahkan masalah yang lebih besar lagi.

Fokuslah untuk Menjadi Lebih Baik, Bukan Membuat Lebih Besar


Ingvar Kamprad fokus untuk menjadi lebih baik dalam bisnisnya, sebelum kemudian dia mencoba untuk membuat bisnisnya menjadi lebih besar. Cobalah untuk memikirkan itu sejenak!

Banyak orang (termasuk diri saya sendiri) lebih menginginkan untuk mendapatkan hasil yang besar ketimbang untuk menjadi lebih baik. Seorang Fotografer baru, lebih ingin fotonya dimuat di National Geographic atau memenangkan kontes foto bergengsi – daripada menjadi seorang yang sangat ahli dalam aliran fotografi tertentu.

Seorang penulis baru,lebih ingin karyanya masuk dalam daftar best-seller – daripada menjadi seorang ahli prosa. Seorang pemain bola baru, lebih menginginkan untuk masuk dalam jajaran pemain utama – daripada menjadi pemain dengan assist terbanyak. Seorang blogger baru, lebih ingin mendapatkan visitor yang banyak – ketimbang memiliki visitor yang loyal. Dll.

Masalahnya, jika anda hanya fokus pada “Hasil”, maka anda akan menjadi mudah teralihkan dari hal-hal tertentu yang seharusnya dapat mengasah skill anda – sesuatu yang memang harus anda kuasai untuk menjadi SUKSES.

Ingat!

Proses adalah hal yang lebih penting daripada tujuan / target (Goal) anda, terutama jika di tahap-tahap awal.

Fokuslah untuk menjadi lebih baik terlebih dahulu sebelum anda berpikir untuk menjadi lebih besar.

Karena faktanya, sebagian besar dari apa yang anda lakukan / ciptakan / bangun di awal-awal – walaupun tampaknya baik – bisa jadi itu tidak akan berubah menjadi hebat.

Ada sebuah penelitian yang menganalisa lebih dari 70 komposer terkenal. Penelitian itu berhasil mengungkap bahwa tak ada satupun dari para maestro tersebut yang mampu menciptakan sebuah karya terkenal sebelum tahun ke-10 karier mereka.

Baca: Apa Yang Diajarkan Mozart dan Kobe Bryant Tentang Kesuksesan

Periode dengan sedikit sorotan yang dipenuhi kerja keras ini disebut “10 years of silence” (10 tahun kebisuan). Jika anda memperhatikan dari awal, maka anda dapat melihat bahwa ini sangat mirip dengan periode yang dihabiskan oleh Ingvar Kamprad dalam menjual korek api. Industri yang berbeda, namun dengan dedikasi yang sama untuk mengembangkan skill dan kemampuan.

Jadi coba pikirkan di bidang apa anda ingin menjadi lebih baik (ahli). Bagaimana cara anda memulai menjual “korek” anda?



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Jumat, Februari 26, 2016

Cara Mengobati Kanker Otak: 3 Metode Umum

Cara mengobati kanker otak dibedakan berdasarkan beberapa faktor, seperti: usia seseorang, kondisi kesehatan secara umum, dan ukuran – lokasi – serta jenis tumornya.

Anda dan orang yang anda cintai pasti akan memiliki banyak pertanyaan terkait kanker otak, metode pengobatan, efek samping pengobatan, dan cara perawatan jangka panjangnya. Dan sumber terbaik untuk mendapatkan segala informasi tersebut adalah tim kesehatan yang merawat anda (orang kesayangan anda). Jadi jangan pernah ragu untuk menanyakan semua yang ingin anda ketahui.

3 cara mengobati kanker otak yang umum dilakukan

Sekilas Tentang Pengobatan Kanker Otak

Cara pengobatan kanker otak biasanya sangat kompleks. Umumnya akan melibatkan beberapa konsultasi dengan dokter yang berbeda-beda.

  • Tim akan terdiri dari dokter ahli bedah saraf (spesialis otak dan sistem saraf), ahli onkologi, radiasi onkologi (dokter yang melakukan terapi radiasi), dan dokter yang menangani kesehatan secara umum.
  • Jika diperlukan, maka tim masih akan bertambah – termasuk diantaranya: ahli gizi, pendamping sosial, ahli terapi fisik, dan mungkin beberapa tenaga ahli lainnya.
  • Protokol perawatannya sangat bervariasi – disesuaikan dengan lokasi tumor, ukuran dan jenisnya, usia pasien, dan masalah medis tambahan yang mungkin dimiliki oleh pasien.
Langkah pengobatan kanker otak yang paling banyak digunakan adalah dengan prosedur operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Dalam kebanyakan kasus, biasanya lebih dari satu cara yang akan digunakan.

Operasi Kanker Otak


Kebanyakan orang yang memiliki tumor otak akan menjalani operasi.

  • Tujuan dari pembedahan yaitu untuk memastikan bahwa kelainan yang terlihat saat pengujian adalah memang benar-benar tumor. Setelah dipastikan, maka langkah selanjutnya adalah upaya untuk mengangkat tumor tersebut.
  • Jika tumor tidak dapat diangkat, maka ahli bedah akan mengambil sampel untuk mengindentifikasi jenis dari tumor tersebut.
  • Dalam beberapa kasus (kebanyakan untuk tumor jinak), berbagai gejala terkait kanker otak dapat benar-benar disembuhkan dengan operasi pengangkatan tumor. Bila memang memungkinkan, maka ahli bedah saraf akan mencoba untuk mengangkat semua tumor yang ada.

Pasien mungkin akan menjalani beberapa perawatan dan prosedur sebelum operasi, antara lain:

  • Pemberian obat steroid, seperti deksametason (Decadron) – tujuannya untuk mengurangi pembengkakan.
  • Pemberian obat antikonvulsan – tujuannya untuk mengurangi atau mencegah kejang.
  • Jika pasien memiliki kelebihan cairan serebrospinal yang terkumpul di sekitar otak, maka tabung plastik tipis (yang disebut shunt) akan digunakan untuk mengalirkan cairan tersebut. Salah satu ujung shunt akan ditempatkan dalam rongga dimana cairan terkumpul, dan ujung lainnya akan ditempatkan di bawah kulit pada bagian tubuh lainnya. Ini akan membuat cairan akan mengalir dari otak ke bagian yang telah ditentukan – agar mudah untuk dihilangkan.


Terapi Radiasi Untuk Kanker Otak


Terapi radiasi atau juga biasa disebut radioterapi adalah penggunaan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel tumor, sehingga dapat menghentikan pertumbuhan dan perkembang-biakkannya.

  • Terapi radiasi dapat digunakan untuk orang-orang yang tidak bisa menjalani prosedur operasi. Atau dalam kasus lain, ini digunakan setelah operasi untuk membunuh sel tumor yang mungkin masih tersisa.
  • Terapi radiasi adalah terapi yang bersifat lokal. Dengan kata lain, prosedur ini hanya akan memberikan efek pada daerah yang diterapi, sehingga sel-sel tubuh lainnya atau bahkan sel-sel otak lainnya tidak akan terganggu.

pengobatan kanker otak dengan terapi radiasi

Radiasi dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:

  • Radiasi eksternal dengan menggunakan sinar radiasi berenergi tinggi yang ditargetkan pada daerah tumor. Sinar radiasi akan berjalan melalui kulit, tengkorak, jaringan otak yang sehat dan jaringan lainnya hingga mencapai lokasi tumor. Perawatan biasanya dilakukan lima kali dalam seminggu dengan jumlah waktu tertentu, umumnya setiap terapi hanya memerlukan beberapa menit.
  • Radiasi internal atau implan dengan menggunakan kapsul radioaktif kecil yang ditempatkan di dalam tumor itu sendiri. Radiasi yang dipancarkan dari kapsul akan menghancurkan tumor. Radioaktivitas dari kapsul tersebut akan menurun sedikit demi sedikit setiap harinya, sesuai dengan dosis yang telah dikalkulasi secara cermat. Untuk menjalani prosedur ini, pasien diharuskan menginap di rumah sakit selama beberapa hari.
  • Stereotactic radiosurgery atau kadang-kadang disebut sebagai teknik bedah tanpa pisau, walaupun ini sama sekali tidak melibatkan prosedur operasi. Terapi ini untuk menghancurkan tumor otak tanpa perlu membuka tengkorak. CT Scan atau MRI digunakan untuk menentukan lokasi tumor yang tepat di dalam otak, lalu sebuah sinar radiasi berenergi tinggi dengan dosis besar akan diarahkan ke tumor dari sudut yang berbeda. Radiasi ini akan menghancurkan tumor. Kelebihan dari teknik ini adalah memiliki lebih sedikit komplikasi dibandingkan operasi, dan waktu pemulihan yang lebih singkat.

Kemoterapi (Obat) Untuk Kanker Otak


Jika anda memiliki pertanyaan, “Adakah obat kanker otak yang cukup kuat untuk mematikan sel tumor?”, maka kemoterapi ini adalah jawabannya.

Kemoterapi adalah langkah penggunaan obat-obatan yang kuat untuk membunuh sel tumor.

  • Bisa menggunakan satu obat atau kombinasi dari beberapa obat.
  • Ada yang dikonsumsi melalui mulut atau diberikan melalui infus. Beberapa obat ada yang diberikan melalui shunt yang diletakkan untuk mengalirkan kelebihan cairan dari otak.
  • Kemoterapi biasanya diberikan dalam periode, dimana dalam 1 periode terdiri dari masa perawatan intensif yang singkat – diikuti dengan masa istirahat – lalu masa pemulihan. Masing-masing periode biasanya berlangsung dalam beberapa minggu.
  • Kebanyakan pengobatan dirancang dalam dua sampai empat periode untuk selesai. Kemudian ada masa jeda untuk melihat bagaimana reaksi tumor terhadap kemoterapi.
Efek samping dari obat kemoterapi penyakit kanker otak ini sudah sangat umum diketahui. Beberapa orang sangat sulit untuk dapat mentolerirnya. Efek samping meliputi mual dan muntah, sariawan pada mulut, hilangnya nafsu makan, kerontokkan rambut, dan lain-lain. Beberapanya dapat diatasi atau ditangkal dengan penggunaan obat.

Yang sebelumnya:
Langkah Diagnosa dan Pemeriksaan Kanker Otak

Referensi :



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Sabtu, Februari 06, 2016

Fakta: Vitamin B Kompleks Mencegah Hilangnya Memori Anda!

Vitamin B kompleks adalah salah satu dari beberapa vitamin vital yang sangat penting untuk menjaga daya ingat kita.

Berdasarkan laporan beberapa hasil penelitian, kelompok Vitamin B diketahui membantu mencegah hilangnya memori, menangkal penuaan otak, menghilangkan depresi, hingga bahkan membantu anda untuk hidup lebih lama.

manfaat vitamin B kompleks untuk mencegah hilangnya memori

Orang-orang di luar sana biasa menyebut Vitamin B sebagai " Happy Vitamins" atau "Vitamin Anti-Stres" – karena dapat meningkatkan mood anda dan meningkatkan ketahanan otak anda menghadapi stres.

Peran penting dari Vitamin B kompleks terhadap kesehatan otak adalah kemampuannya dalam membantu produksi neurotransmitter, dimana ini sangat penting untuk menjaga keadaan pikiran anda tetap baik.

Saat anda mengalami kekurangan serotonin, kemungkinan terbesar anda juga akan mudah mengalami rasa cemas, mengalami insomnia, merasa rendah diri, memiliki pikiran negatif, OCD (obsessive compulsive disorder), dan SAD (seasonal affective disorder).

Tanpa asupan GABA (gamma-aminobutyric acid) yang tercukupi, anda mungkin akan merasakan mudah sekali mengalami stres, menjadi terlalu bersemangat, hingga akhirnya merasakan kelelahan otak.

Dopamin diketahui dapat membantu anda untuk kembali fokus.

Tanda jika anda membutuhkan lebih banyak dopamin adalah ketika anda merasa perlu ‘dopping’ seperti kafein (kopi) – gula (makanan manis-manis) – atau coklat untuk dapat melewati hari anda.

Mencukupi kebutuhan Vitamin B kompleks akan meningkatkan keseimbangan neurotransmitter dan kesehatan mental anda.

Lalu apa saja dari kelompok Vitamin B yang dianggap terbaik untuk meningkatkan memori dalam jangka panjag?

Sebuah penelitian penting yang dilakukan oleh Oxford University menemukan bahwa mengkonsumsi Vitamin B6, B12, dan asam folat secara bersamaan dapat mengurangi atrofi otak, meningkatkan fungsi otak, dan secara menakjubkan dapat mengurangi terjadinya penyusutan otak – khususnya di bagian otak yang biasanya terserang penyakit Alzheimer.

Hasil penelitian di atas dirasa sangat menjanjikan – hingga beberapa ahli berharap jika kelompok Vitamin B ini pada akhirnya dapat digunakan sebagai pengobatan yang murah untuk mengatasi Alzheimer.


Ingatan Yang Buruk Akibat Kekurangan Vitamin B12 Adalah Hal Yang Umum


Jika anda memiliki daya ingat yang kurang, atau anda seringkali merasa susah untuk mengingat sesuatu, maka kemungkinan terbesarnya adalah anda kekurangan vitamin B12.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh USDA, untuk di Amerika Serikat – diperkirakan ada sekitar 40% dari orang usia dewasa yang mengalami kekurangan vitamin ini. Sekarang anda bayangkan dengan di Indonesia, bisa jadi selama ini anda juga mengalami masalah yang sama – hanya anda tidak menyadarinya saja.

Dan kekurangan Vitamin B12 ini adalah masalah serius, anda tidak boleh menganggap enteng – karena vitamin ini adalah yang paling penting dari kelompok Vitamin B untuk menjaga memori dan fungsi otak anda secara keseluruhan.

Kekurangan Vitamin B12 dapat mengarah ke berbagai gangguan mental, seperti demensia (alzheimer), depresi, hingga yang terparah adalah skizofrenia. Hal yang secara pasti akan menyebabkan atrofi otak dan penyusutan otak. Dan ini tentu berbahaya.

Dua kelompok yang paling berisiko tinggi adalah orang tua – karena biasanya mengalami penurunan dalam penyerapan gizi makanan, dan mereka yang vegetarian – karena Vitamin B12 hanya didapatkan dari produk-produk hewani.

Jika anda seorang vegan, maka anda harus waspada – karena 90% dari mereka yang menganut pola makan vegetarian diketahui mengalami kekurangan Vitamin B12.

Tidak ada salahnya untuk memeriksakan tingkat B12 dalam diri anda. Jika ternyata memang rendah, maka suplemen Vitamin B12 dapat membantu anda memenuhi kekurangannya dengan cepat.

Perhatikan!

Tidak semua suplemen Vitamin B12 itu sama. Cari suplemen Vitamin B12 dalam bentuk yang paling mudah untuk diserap tubuh, seperti methylcobalamin atau adenosylcobalamin.

Secara umum, sangat direkomendasikan bagi anda untuk mengkonsumsi seluruh kelompok Vitamin B secara bersama-sama – yaitu dalam bentuk Vitamin B kompleks.

Ini adalah bentuk alami yang kita dapatkan di alam, dimana mereka bekerja secara bersinergi dalam makanan yang kita konsumsi.

Sumber makanan terbaik untuk kelompok Vitamin B antara lain:

  • Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, telur, ikan, unggas, pisang, wortel, bayam, kacang polong, dan kentang.
  • Sedangkan untuk B12 dapat ditemukan dalam semua produk hewani seperti: daging, ikan, unggas, telur, dan susu.

Semoga apa yang saya sampaikan di atas cukup menambah pemahaman anda. Silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaan jika anda memilikinya, pasti akan saya balas!

Referensi :



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Selasa, Februari 02, 2016

Gejala Alzheimer: Ciri-Ciri dan Tanda-Tanda Penyakit Ini

Pada awalnya, menjadi sering lupa dan kebingungan ringan adalah dua gejala penyakit Alzheimer yang pertama kali anda sadari. Namun seiring waktu, penyakit ini akan semakin banyak menghapus memori anda, terutama ingatan-ingatan terbaru. Dan tingkat keparahan masing-masing gejala diketahui sangat bervariasi antara setiap orang.

kenali gejala, ciri, dan tanda penyakit alzheimer

Jika anda menderita Alzheimer, maka kemungkinan terbesar – diri anda sendirilah yang pertama kali menyadari jika anda mengalami kesulitan yang tidak biasanya dalam mengingat dan mengatur pikiran anda.

Atau bisa jadi anda sama sekali tidak menyadari jika ada sesuatu yang salah, bahkan walaupun perubahan dalam diri anda tersebut akhirnya disadari oleh anggota keluarga, teman dekat, ataupun rekan kerja anda.

Ciri-Ciri dan Tanda-Tanda Penyakit Alzheimer


Perubahan pada otak yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer akan mengakibatkan munculnya masalah seperti:

Hilangnya Memori / Ingatan

Setiap orang pasti pernah sesekali mengalami yang namanya penyimpangan memori. Adalah hal yang sangat normal jika anda lupa dimana menaruh kunci ataupun nama seseorang.

Pada Alzheimer, gejala lupa ini terjadi terus-menerus dan semakin memburuk – sehingga mempengaruhi kemampuan fungsional seseorang di tempat kerja ataupun di rumah. Orang yang menderita Alzheimer biasanya:

  • Mengulangi pernyataan dan pertanyaan secara berulang-ulang, tanpa menyadari jika mereka telah menanyakan pertanyaan tersebut sebelumnya
  • Lupa dengan percakapan, janji, ataupun acara tertentu – bahkan mereka tidak ingat jika pernah bercakap-cakap ataupun mengucapkan janji
  • Selalu salah menyimpan benda-benda, seringkali mereka menaruhnya di tempat-tempat yang tidak logis
  • Pada akhirnya mereka akan lupa dengan nama-nama anggota keluarga dan benda-benda kesehariannya

Orang-orang dengan penyakit Alzheimer biasanya akan kehilangan kesadaran akan hari, musim, tempat, dan bahkan keadaan diri mereka sendiri.

Alzheimer juga mungkin akan mengganggu kemampuan otak anda dalam menafsirkan apa yang anda lihat, sehingga anda akan sulit memahami keadaan lingkungan sekitar anda. Pada akhirnya, hal ini akan membuat anda merasa tersesat – bahkan pada tempat-tempat yang sangat akrab dengan anda.


Kesulitan Berbicara dan Menulis

Gejala Alzheimer berikutnya adalah kesulitan dalam menemukan kata yang tepat untuk mengidentifikasi suatu objek / benda, mengungkapkan hal yang ada dalam pikiran, atau ikut serta dalam suatu percakapan.

Seiring waktu, kemampuan untuk membaca dan menulis juga akan ikut menurun.

Susah Berpikir dan Melakukan Penalaran

Penyakit Alzheimer akan menyebabkan kesulitan dalam berkonsentrasi dan berpikir, terutama mengenai konsep-konsep yang sifatnya abstrak – seperti angka-angka.

Mereka yang mengalami penyakit Alzheimer akan kesulitan untuk mengelola keuangan, menyeimbangkan pengeluaran, dan membayar tagihan-tagihan tepat waktu. Dan hal ini dapat terus berlanjut hingga titik dimana mereka sama sekali tidak mampu mengenali dan berurusan dengan angka-angka.

Sulit Membuat Penilaian dan Mengambil Keputusan

Merespon secara efektif untuk masalah sehari-hari seperti, makanan yang gosong di atas kompor – kondisi jalanan yang tak terduga – dll, akan semakin menjadi sebuah tantangan.

Tidak Mampu Membuat Perencanaan dan Melakukan Tugas Sehari-Hari

Tanda Alzheimer berikutnya adalah kesulitan dalam membuat perencanaan untuk kegiatan yang memerlukan langkah-langkah berurutan, seperti memasak – mencuci – dll.

Pada akhirnya, orang yang menderita Alzheimer tingkat lanjut mungkin akan lupa bagaimana cara melakukan tugas-tugas dasar seperti mandi dan berpakaian.

Perubahan Kepribadian dan Perilaku

Perubahan otak yang terjadi pada penyakit Alzheimer dapat mempengaruhi cara anda dalam bertindak dan cara anda dalam merasakan. Ciri penderita Alzheimer yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Gampang depresi
  • Mudah cemas
  • Tidak mau bersosialisasi
  • Mood yang berubah-ubah
  • Ketidakpercayaan pada orang lain
  • Sikap agresivitas
  • Perubahan dalam kebiasaan tidur
  • Sering bengong
  • Mengalami delusi, seperti percaya jika salah satu benda miliknya telah dicuri

Lebih lanjut mengenai gejala dan tanda penyakit Alzheimer, secara umum banyak kemampuan penting yang tidak akan hilang hingga seseorang masuk dalam stadium akhir dari penyakit ini.

Kemampuan-kemampuan tersebut seperti antara lain: membaca – menari dan bernyanyi – menikmati musik-musik lama – mengerjakan kerajinan atau melakukan hobi – bercerita – hingga bernostalgia.

Hal ini dimungkinkan karena informasi, keterampilan, dan kebiasaan yang dipelajari dalam tahap awal kehidupan seseorang adalah yang paling terakhir akan hilang – seiring bertambah parahnya penyakit.

Karena itu, memanfaatkan kemampuan-kemampuan tersebut dapat membuat anda tetap terus memperoleh kesuksesan dan mempertahankan kualitas hidup anda – bahkan saat anda sudah memasuki fase medium dari penyakit Alzheimer.

Selanjutnya baca:

Yang sebelumnya:

Referensi :



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...

Rabu, Januari 27, 2016

DNA Orang Sukses: 4 Sikap Yang Kita Semua Butuhkan

Apa yang kita butuhkan untuk menjadi orang yang sukses?

Apakah ijazah dari Perguruan Tinggi ternama... uang yang cukup sebagai modal memulai usaha... sebuah terobosan / ide yang cemerlang... atau beberapa orang koneksi yang kuat?

Mungkin.

Kita tidak dapat membantah jika beberapa hal yang saya sebutkan di atas memang dapat sangat membantu. Namun tetap, hal-hal tersebut tidak menyentuh hal terdasar dari sebuah kesuksesan.

sifat dan sikap yang dibutuhkan agar menjadi sukses

Berdasarkan sebuah artikel yang ditulis oleh Hank Weisinger, Ph.D – seorang psikolog, konselor terlatih, dan penulis buku Best Seller – tiket sebuah kesuksesan hanya ditekankan pada 4 hal, yaitu: Keyakinan, Optimisme, Keuletan, dan Antusiasme.

Sikap-sikap tersebut bahkan terdapat dalam ratusan studi empiris – dan dikatakan sebagai DNA sebuah kesuksesan. Tanpa 4 sikap tersebut, maka anda akan sulit mencapai sukses, apalagi menjalani kehidupan yang terus berkembang.

Mengapa dikatakan demikian?

Mari kita membahasnya secara lebih mendalam...

4 Sikap atau Sifat Yang Membantu Kesuksesan


Keyakinan atau Rasa Percaya Diri adalah sikap sejauh mana anda percaya dan merasa bahwa apa yang anda lakukan pasti akan mencapai hasil sesuai keinginan. Mengapa anda harus repot-repot melakukan sesuatu jika anda sendiri tidak percaya jika itu akan berhasil?

Keyakinan meningkatkan perasaan akan kontrol, bahwa anda sendirilah yang bertanggung jawab untuk nasib anda.

Optimisme akan membuat anda dapat memulai hari dengan harapan positif – bahwa hal-hal yang baik pasti akan terjadi. Harapan positif akan memotivasi anda untuk berusaha lebih keras, hasilnya – anda akan lebih banyak mencapai kesuksesan. Hal yang tentu akan semakin meningkatkan rasa percaya diri anda.

Berbagai studi mengatakan bahwa orang-orang yang optimis memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, termasuk di dalamnya adalah dapat menjalani hubungan secara lebih positif.

Keuletan adalah sikap yang membuat anda tetap fokus. Hal ini sangatlah penting, terutama jika anda menginginkan pencapaian untuk jangka panjang. Sikap ulet inilah yang akan membuat anda dapat bertahan menghadapi setiap kesulitan.

Antusiasme adalah sikap yang akan membuat anda merasa penuh energi, meningkatkan perasaan positif, dan memungkinkan anda menjalani kehidupan dengan semangat. Hal yang akan menjadikan peforma anda lebih baik ketika berada di bawah tekanan.

Secara bersama-sama, keempat sikap ini akan membantu anda dapat melakukan yang terbaik setiap hari – di semua aspek kehidupan anda.

Lalu bagaimana cara menanamkan sikap/sifat tersebut di diri anda?

Berikut ini beberapa metode yang telah terbukti membantu banyak orang menjadi sukses:


Berjalanlah Layaknya Seorang Juara

Selama ratusan tahun, para pelatih militer selalu menekankan kepada setiap prajuritnya untuk “berdiri secara tegap”. Atau, anda mungkin memiliki kenangan indah masa kecil – kenangan saat ibu anda meminta agar anda menegakkan cara berdiri anda.

Fakta, penelitian terbaru dari para ahli syaraf membuktikan bahwa ketika anda berdiri tegak dan sedikit membusungkan dada – otak anda akan melepaskan lebih banyak testosteron, hormon yang membuat anda merasa lebih percaya diri. Hormon ini juga seringkali membantu meningkatkan kemampuan kita saat berada di bawah tekanan.

Hasil studi menunjukkan, bahwa hanya dibutuhkan beberapa menit saja untuk melakukan “sikap postur percaya diri” ini – itu sudah cukup untuk menstimulasi keyakinan anda, sehingga anda dapat tampil lebih baik.

Membayangkan Hal Yang Positif

Dalam sejarah panjang orang-orang yang memiliki rasa percaya diri tinggi, diketahui jika mereka sering memvisualisasikan diri mereka mengalami berbagai jenis kesuksesan. Dan ini bahkan untuk hal-hal yang sifatnya fantasi, seperti: memenangi kompetisi bernyanyi atau kecantikan, menjadi pencetak gol terbanyak, menjadi bintang film sukses, dll.

Membayangkan hal yang positif dapat membantu anda memasukkan lebih dalam lagi rasa percaya diri ke tubuh, jiwa, dan pikiran anda. Sangat bijaksana jika anda sering-sering membayangkan diri anda sebagai orang yang mengalami kesuksesan.

Kata-Kata atau Kalimat Positif

Kata-kata yang anda gunakan akan mencerminkan pandangan hidup anda. Mulailah menggunakan sekumpulan kata atau kalimat yang positif dalam keseharian anda.

Misalnya, Ini akan menjadi hari yang indah...karena ini memang hari yang indah.

Bagi sebagian orang mungkin akan terasa konyol untuk melakukan hal tadi, namun tidak bagi orang-orang yang sudah sering merasakan yang namanya kesuksesan. Mereka sangat paham jika kata-kata positif membantu mereka menjadi lebih optimis.

Percaya Dengan “Inilah Kehidupan”

Anda mungkin sudah sering membaca kisah sukses mengenai orang-orang hebat di dunia dunia ini.

Apa mereka selalu berhasil dalam setiap hal yang mereka lakukan? Tentu tidak.

Apa mereka tidak pernah mengalami kegagalan? Tentu pernah, mungkin sering... atau bahkan jauh lebih sering dari anda.

Lalu mengapa mereka tetap menjadi orang yang sukses?

Karena mereka dapat menerima kenyataan setiap kali mereka mengalami kegagalan, bahwa “inilah kehidupan”. Dan itu membuat mereka menjadi lebih optimis.

Dan karena mereka percaya jika kerja keras pasti akan terbayarkan, maka mereka kemudian berusaha lebih keras lagi. Hasil positif dari usaha mereka itulah yang menjadi bahan bakar tambahan – membuat mereka semakin optimis melihat masa depan.

Perbanyak Pilihan “Jalan/Jalur”

Pertimbangkan beberapa “jalan/jalur” yang dapat membawa anda ke tempat tujuan anda. Buat sebanyak-banyaknya yang anda bisa. Jika satu jalan diblokir, ambil jalan yang lain.

Luangkan waktu anda untuk melakukan brainstorming, buat beberapa “jalur” berbeda yang sama-sama dapat membawa anda mencapai tujuan. Semakin banyak “jalur” yang dapat anda buat, maka semakin tinggi pula pengharapan anda.

Hasilnya?

Anda akan menjadi orang yang ulet, karena anda percaya bahwa anda pasti akan mencapai kesuksesan.

Tertawa Lepas

Anda dapat memberikan ledakan antusiasme ke diri anda sendiri secara mudah – yaitu dengan tertawa lepas. Tertawa merangsang pelepasan endorfin dan menciptakan gairah positif pada fisik kita.

Rasa antusiasme akan berubah menjadi energi psikis, sehingga anda akan lebih mudah melakukan pekerjaan-pekerjaan anda dengan sikap positif. Hal ini terutama saat anda berada di bawah tekanan. Maka,tertawalah!

Pasang Wajah Bahagia Anda

Akan sangat susah untuk merasa down dan terpuruk jika ada senyum yang menghiasi wajah anda. Karena itu, biasakan untuk selalu menjaga senyum pada wajah anda – maka anda akan merasa lebih dan lebih antusias di keseluruhan hari anda.

Dan ada satu hal positif tambahan yang akan anda rasakan – anda akan mendapatkan balasan senyuman dari orang lain, bahkan dari orang yang tidak anda kenal yang lewat di jalan.

Sebagai Kesimpulan:
Berbagai metode terbukti yang telah saya sampaikan di atas akan membantu anda “menanamkan” rasa keyakinan, optimisme, keuletan, dan antusiasme dalam diri anda. Menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari tidak hanya akan membantu anda menjadi lebih sukses, namun juga akan membuat anda dapat menikmati keseluruhan hidup anda secara penuh.



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...