Selasa, Maret 17, 2015

Alzheimer: Definisi dan Pengertian


Alzheimer adalah suatu kondisi di mana sel-sel saraf pada otak mati (mengalami kematian), sehingga sinyal otak sangat sulit untuk ditransmisikan dengan benar.

Gejala alzheimer mungkin cukup sulit untuk diketahui sejak dini. Secara umum orang yang menderita alzheimer akan memiliki masalah dengan daya ingat, penilaian, dan daya pikir. Hal ini akan membuat mereka sulit untuk bekerja ataupun melakukan kegiatan sehari-hari. Kematian sel-sel saraf ini akan terjadi secara bertahap dan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

apa itu alzheimer dan demensia

Apa itu Demensia Alzheimer?


Demensia Alzheimer adalah salah satu tipe penyakit alzheimer dimana terjadi kemerosotan secara progresif pada jaringan otak, umumnya dialami oleh mereka yang telah berusia diatas 65 tahun. Ini merupakan penyebab paling umum dari kondisi Demensia yang ditandai dengan penurunan mental yang cukup parah. Fungsi intelektual seperti daya ingat, pemahaman, dan berbicara akan memburuk.

Gangguan daya ingat adalah fitur penting dari penyakit Alzheimer, dan seringkali ini adalah tanda pertama yang muncul. Memori yang paling baru akan hilang pertama kali. Dan seiring berjalannya waktu, perhatian cenderung mudah terpecah, perhitungan sederhana menjadi sangat susah, dan kegiatan sehari-hari akan terasa semakin sulit, hal ini disertai dengan rasa bingung dan frustrasi.



Gejala-gejala tersebut cenderung akan semakin memburuk pada malam hari. Terjadi perubahan suasana hati yang dramatis – seperti ledakan amarah, serangan rasa takut, dan menjadi sangat apatis. Penderita akan menjadi semakin bingung, mudah berkeliaran dan tersesat.

Masalah fisik seperti hilangnya koordinasi akan terjadi secara bertahap. Dan pada akhirnya, penderita akan menjadi sama sekali tak berdaya secara fisik, sering mengompol, dan tak mampu berkomukasi sepenuhnya.

Alzheimer dapat merusak dari awal kemunculan hingga kematian seseorang hanya dalam beberapa tahun, namun bisa juga prosesnya lebih panjang hingga mencapai 20 tahun. Namun secara umum, rata-rata orang yang menderita penyakit alzheimer hanya dalam periode 9 tahun.

Di Amerika Serikat, Alzheimer masuk dalam urutan ke-6 sebagai penyebab utama kematian, dan diketahui satu dari delapan orang berusia 65 tahun atau lebih menderita penyakit ini. Perempuan diketahui lebih rentan untuk mengalaminya dibanding laki-laki.

Pada Konferensi Internasional 2014 para dokter ahli dan peneliti Alzheimer di Kopenhagen, Denmark, diperkirakan jumlah penderita Alzheimer di dunia akan meningkat hingga 3 kali lipat pada tahun 2050, yaitu sekitar 150 juta orang.

Apa yang menyebabkan Alzheimer?

Biasanya orang-orang akan menderita Alzheimer seiring dengan bertambahnya usia mereka (semakin tua), namun penyakit ini bukanlah kondisi alami dari penuaan – seperti yang telah yang telah dijelaskan pada definisi alzheimer diatas. Ini adalah kondisi abnormal yang penyebabnya masih terus diselidiki hingga sekarang.

Hilangnya fungsi otak secara bertahap yang mencirikan kondisi Alzheimer tampaknya diakibatkan oleh kerusakan pada dua bentuk utama sel saraf:
  • Terjadi kekusutan pada sel-sel saraf (neurofibrillary tangles)
  • Pengendapan protein yang dikenal sebagai beta-amiloid plak terbentuk pada otak
Para peneliti masih belum yakin mengapa atau bagaimana proses ini bisa terjadi, namun beberapa penelitian terbaru yang paling menjanjikan merujuk pada protein darah yang biasanya terjadi – disebut dengan ApoE (apolipoprotein E), yang diperlukan untuk mengangkut zat lemak dalam tubuh.

Selengkapnya baca:

Referensi:



Bantu saya untuk men-share artikel di atas agar lebih banyak orang yang membaca dan mengetahuinya. Terima kasih...


EmoticonEmoticon